Terminal Teluk Lamong Raih Dua Apresiasi Nasional, Dorong Pelabuhan Modern dan Berkelanjutan

avatar Redaksi
The 8th Anugerah HUMAS INDONESIA (AHI) 2026 di Surakarta.
The 8th Anugerah HUMAS INDONESIA (AHI) 2026 di Surakarta.

SURABAYA, rizzmedia.id – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) berhasil meraih dua penghargaan nasional pada 8 Oktober 2026. Prestasi tersebut menjadi bukti pengembangan inovasi kepelabuhanan dan komunikasi perusahaan dalam mendukung transformasi layanan logistik yang lebih modern serta berkelanjutan.

Dua penghargaan itu diperoleh melalui ajang Indonesia Logistics Awards 2026 di Jakarta dan The 8th Anugerah HUMAS INDONESIA (AHI) 2026 di Surakarta. Pada ajang logistik, TTL meraih kategori Sustainable Port Innovation of the Year, sedangkan pada AHI 2026 perusahaan memperoleh penghargaan kategori Media Internal, subkategori Video Profile.

Sekretaris Perusahaan dan Hukum PT Terminal Teluk Lamong, Syaiful Anam, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan mengembangkan inovasi yang memberikan manfaat nyata.

“Penghargaan ini menjadi pengakuan atas transformasi yang kami lakukan. Inovasi harus memberikan manfaat bagi pengguna jasa, perusahaan, lingkungan, dan masyarakat,” ujar Syaiful Anam.

Dalam meningkatkan kinerja operasional, TTL mengembangkan sejumlah sistem untuk mendukung kelancaran pelayanan kapal dan aktivitas terminal. Upaya tersebut mencakup penerapan Berthing Priority dan Berthing Window, pemanfaatan Terminal Booking System (TBS), serta layanan Express Anchorage Zone Service (EAZI) untuk mempercepat waktu pelayanan kapal.

TTL juga memperkuat integrasi pengelolaan tiga terminal, yakni TPK Teluk Lamong, TPK Nilam, dan TPK Berlian. Integrasi tersebut menjadi salah satu langkah perusahaan dalam meningkatkan produktivitas, koordinasi operasional, dan efektivitas layanan kepelabuhanan.

Selain berorientasi pada efisiensi, perusahaan mengembangkan konsep green port melalui elektrifikasi peralatan, penghematan energi, pengelolaan limbah, dan upaya mengurangi dampak lingkungan. Pendekatan ini menjadi bagian dari komitmen TTL dalam mendukung operasional pelabuhan yang lebih ramah lingkungan.

Kontribusi terhadap masyarakat juga dilakukan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL). Program tersebut mencakup pemberdayaan UMKM, pelatihan keterampilan, serta budidaya kepiting soka yang diarahkan untuk mendukung pengembangan potensi masyarakat.

Di bidang komunikasi, penghargaan AHI 2026 menjadi apresiasi terhadap pemanfaatan video profil sebagai media internal perusahaan. Media ini berperan dalam menyampaikan informasi mengenai kinerja, inovasi, serta perkembangan transformasi TTL kepada para pemangku kepentingan.

Syaiful Anam menegaskan bahwa reputasi perusahaan tidak hanya dibangun melalui komunikasi, tetapi juga harus didukung oleh kinerja dan kualitas layanan yang nyata. Komunikasi yang efektif diperlukan agar inovasi dan perubahan perusahaan dapat dipahami beserta manfaatnya.

Ke depan, TTL akan melanjutkan penguatan produktivitas, integrasi antarterminal, digitalisasi operasional, dan penerapan prinsip keberlanjutan. Langkah tersebut sejalan dengan visi membangun pelabuhan yang cerdas, hijau, dan berkelanjutan.

Pencapaian dua penghargaan nasional ini sekaligus menjadi bagian dari perjalanan lima tahun pascamerger Pelindo dengan semangat “5 Tahun Bersatu, Bersama Kita Maju”. TTL berkomitmen melanjutkan transformasi untuk mendukung peningkatan daya saing industri logistik dan kepelabuhanan Indonesia.

Berita Terbaru